FAKFAK Upaya mempercepat pengembangan pala di Fakfak mendapatkan angin segar. Yayasan Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat Mbaham Matta Fakfak, atau YP2M3F, baru saja meresmikan kolaborasi dengan Dinas Perkebunan setempat. Targetnya jelas: mendongkrak Program Strategis Pala Unggul yang dikenal dengan nama Kapala Emas.
Ini bukan kerja sama biasa. Visinya sejalan dengan program Fakfak Membara Membangun Bersama Rakyat yang ingin mengangkat kesejahteraan lewat potensi lokal. Nah, langkah konkretnya bakal difokuskan pada perluasan lahan pala seluas 150 hektare. Rencananya, kelompok pekebun dari berbagai distrik akan dilibatkan langsung.
Menurut sejumlah pihak, program ini diharapkan bisa kembali membangkitkan minat warga. Tapi tentu, semuanya butuh persiapan matang. Mulai dari data yang akurat, sasaran penerima manfaat yang tepat, sampai pelaksanaan di lapangan yang efektif. Di sinilah peran sinergi itu diuji.
Dengan kolaborasi ini, proses pendataan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) diharapkan bisa lebih cepat dan terverifikasi. Hasilnya nanti akan menjadi dasar untuk perencanaan teknis, pendampingan, dan pengawasan yang berkelanjutan.
Alfa Timer Rohrohmana, sang Ketua YP2M3F, menegaskan komitmen yayasannya.
“Kami mitra pemerintah. Tugas kami memastikan pendataan dan pendampingan tidak melenceng dari sasaran. Biar manfaatnya benar-benar sampai ke masyarakat,” ujar Alfa.
Artikel Terkait
Menko PMK Terima Hasil Audit Kinerja dan Awali Pemeriksaan Keuangan 2025
Presiden Prabowo Disambut Pengawalan F16 dan Sapaan Pilot Khusus di Yordania
Wamen Sos Dorong Percepatan Relokasi Korban Longsor Brebes
Konten Kreator Cellos Laporkan Pembajakan Video Tinju, Klaim Rugi Miliaran Rupiah