Di sebuah rumah di Kelurahan Karangtempel, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyambangi Yovita Haryanto. Kunjungan itu bukan sekadar formalitas. Agustina datang membawa bantuan sembako dan uang tali asih, sebagai bentuk dukungan moril pemerintah kota kepada korban pembegalan di Jalan Halmahera itu.
Yovita tampak tersentuh dengan kedatangan sang wali kota. Ia pun tak menyia-nyiakan momen itu untuk menyampaikan rasa terima kasihnya.
Namun begitu, di balik rasa syukurnya, masih ada kegelisahan yang tersisa. Peristiwa naas yang menimpanya pada Minggu pagi, 5 April 2026 lalu, jelas meninggalkan trauma. Pelaku pembegalan di kawasan Jalan Halmahera, Semarang Timur, itu diketahui menggunakan senjata tajam. Yovita pun mengalami luka dan harus menjalani perawatan medis.
Artikel Terkait
Ayah Tunanetra di Boyolali Hidupi Anak dari Jualan Cilok, Anak Kedua Dapat Sekolah Gratis
Higgs Games Indonesia Gelar Turnamen Domino Rp200 Juta di Surabaya 2026
Pria Tak Dikenal Ditemukan Tewas dengan Luka Leher di Sungai Mrican Jombang
Pemilu Peru 2026: Keamanan Jadi Isu Utama di Tengah Fragmentasi Politik