Budi Hermanto memaparkan, terjadi cekcok mulut soal tunggakan cicilan mobil Toyota Fortuner milik korban yang sudah telat dua bulan. Namun, Bastian dan istrinya memilih mengabaikan ketiga orang yang mengaku sebagai debt collector itu.
Nah, sesampainya di gerbang perumahan, Bastian menegur petugas keamanan karena membiarkan orang asing masuk. Kebetulan, mobil yang ditumpangi ketiga pelaku itu menghalangi jalan. Inilah yang memicu konfrontasi kedua.
"Karena pada saat itu mobil yang diduga pelaku menghalangi jalan, korban mendatangi diduga pelaku untuk meminta identitas," jelas Budi.
Suasana pun memanas. Cekcok tak terhindarkan. Dari dalam mobil, istri korban melihat kejadian mengerikan. Suaminya sudah bersimbah darah.
"Pada saat saksi keluar mobil sudah melihat korban sudah bersimbah darah yang keluar dari perutnya yang ditusuk oleh salah satu laki-laki yang mengenakan kemeja kotak warna biru," tutur Budi mendetailkan.
Pelaku dengan kemeja kotak biru itulah yang diduga menusuk Bastian Sori hingga tiga kali. Setelah itu, mereka buru-buru kabur meninggalkan lokasi.
Untuk sementara, penyelidikan kasus ini masih ditangani Satreskrim Polres Tangsel. Polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang belum tertangkap. "Untuk pelaku masih diselidiki oleh Polres Tangsel," imbuh Budi Hermanto menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
Elemen Masyarakat Deklarasi Dukungan untuk Program Jaga Jakarta Polda Metro Jaya
Wamenpar: Pariwisata Berkelanjutan Jadi Keharusan untuk Tingkatkan Daya Saing Global
Brimob Polda Metro Jaya Bagikan Takjil untuk Pererat Silaturahmi
Mensos Gus Ipul Salurkan Bantuan Rp 776 Miliar untuk Warga Rentan di Bekasi