Lumajang – Sebuah kejadian yang hampir berakhir tragis terjadi di aliran Sungai Regoyo, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro. Vita, seorang siswi kelas 4 SD, bersama ayahnya, Anton, terseret banjir lahar dingin dari Gunung Semeru. Mereka sedang dalam perjalanan ke sekolah menggunakan sepeda motor.
Menurut keterangan warga, musibah itu berawal dari niatan menyeberang meski air sungai sudah tampak deras. Motor yang mereka tumpangi oleng dan tak terkendali, lalu terseret arus. Dua sosok itu pun ikut hanyut, terbawa sekitar lima meter dari titik awal.
Suara teriakan minta tolong sempat terdengar. Itu berasal dari Vita.
Melihat kejadian itu, sejumlah warga yang ada di sekitar langsung bergerak. Sungai dalam, arusnya kuat. Tapi dengan usaha bersama, Anton dan putri kecilnya berhasil ditarik ke tepian. Mereka ditemukan dalam keadaan basah kuyup, namun syukurlah, selamat. Sepeda motornya sendiri hanyut terbawa arus lahar.
Artikel Terkait
Pelatih Timnas U-17 Indonesia Targetkan Juara Piala AFF 2026
Bupati Tulungagung Ditahan KPK Terkait Dugaan Pemerasan
Kapolda Riau Serukan Kewajiban Moral Kolektif dalam Festival Seni Konservasi Gajah
12 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK di Jakarta, Termasuk Adik Bupati