Lumajang – Sebuah kejadian yang hampir berakhir tragis terjadi di aliran Sungai Regoyo, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro. Vita, seorang siswi kelas 4 SD, bersama ayahnya, Anton, terseret banjir lahar dingin dari Gunung Semeru. Mereka sedang dalam perjalanan ke sekolah menggunakan sepeda motor.
Menurut keterangan warga, musibah itu berawal dari niatan menyeberang meski air sungai sudah tampak deras. Motor yang mereka tumpangi oleng dan tak terkendali, lalu terseret arus. Dua sosok itu pun ikut hanyut, terbawa sekitar lima meter dari titik awal.
Suara teriakan minta tolong sempat terdengar. Itu berasal dari Vita.
Melihat kejadian itu, sejumlah warga yang ada di sekitar langsung bergerak. Sungai dalam, arusnya kuat. Tapi dengan usaha bersama, Anton dan putri kecilnya berhasil ditarik ke tepian. Mereka ditemukan dalam keadaan basah kuyup, namun syukurlah, selamat. Sepeda motornya sendiri hanyut terbawa arus lahar.
Artikel Terkait
LPDP Tegaskan Larangan Keras Peserta PPDS Keluar Daerah Penempatan
Kapolri Listyo Sigit Bagikan Takjil Langsung ke Pengendara di Depan Mabes Polri
Warga AS Terlibat Kasus Pembunuhan dalam Koper di Bali Akhirnya Dideportasi
Kemensos Tegaskan Prosedur Adopsi Anak Tidak Rumit, Imbau Hindari Jalur Ilegal