Nah, soal persiapan teknisnya, Rini mengaku pihaknya sudah bergerak. Mereka telah mengajukan kebutuhan anggaran pelaksanaan tes kepada Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Prosesnya sedang berjalan.
“Kami sudah bersurat kepada Menteri Keuangan untuk segera dihitung begitu ya,” jelasnya.
Tapi, jangan buru-buru tanya kapan pendaftarannya dibuka. Rini dengan tegas menyatakan dia belum bisa memberikan kepastian jadwal. Ada alasan yang cukup masuk akal di balik itu.
Sebelum pengumuman resmi, Kementerian PANRB harus mengumpulkan data kebutuhan riil dari seluruh instansi, baik kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah. Mereka butuh tahu formasi dan kompetensi spesifik apa yang dicari.
“Saya enggak bisa mengarang kan. Saya enggak bisa mengarang kompetensi apa yang dibutuhkan oleh instansi,” tandas Rini, menekankan bahwa semua harus berdasarkan data yang valid, bukan sekadar perkiraan.
Artikel Terkait
Polda Sumsel Gelar Rakor Berjenjang untuk Amankan Mudik Lebaran 2026
Elemen Masyarakat Jakarta Deklarasi Tolak Aksi Anarkis Jaga Ramadan Damai
Masjid Istiqlal Gelar Pesantren Ramadan Gratis untuk Pelajar SD dan SMP
BRImo Hadirkan Fitur Beli Paket Data IM3 dan Tri Tanpa Koneksi Internet