Dari sisi kuantitas, penyediaan bus tahun 2026 ini memang meningkat. Untuk arus mudik, tersedia 366 bus. Angka itu naik dibanding tahun 2025 yang hanya 293 bus. Sementara untuk arus balik, disiapkan 295 bus yang menjangkau 20 daerah tujuan, dengan kuota sekitar 11.800 kursi. Tahun sebelumnya cuma 228 bus.
Yang menarik, program ini tidak hanya untuk penumpang biasa. Pemerintah provinsi juga menyediakan layanan angkutan sepeda motor. Rencananya, sekitar 15 truk akan disiapkan untuk mengangkut 50 motor saat mudik. Jumlah yang sama juga disediakan untuk arus balik.
Bagi yang berminat, pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara online melalui situs mudikgratis.jakarta.go.id. Syaratnya, calon peserta harus melampirkan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga. Pendaftaran sendiri dibagi dalam tiga kluster berdasarkan daerah tujuan. Khusus untuk yang membawa motor, STNK jadi dokumen wajib tambahan.
Untuk jadwalnya, pemberangkatan peserta mudik gratis rencananya digelar pada 17 Maret 2026, dan akan berpusat di kawasan Monas. Sementara untuk pengangkutan sepeda motor, akan dilakukan lebih dulu, yaitu pada 16 Maret di Terminal Pulogadung.
“Untuk arus balik, sepeda motor dilaksanakan 25 Maret di masing-masing terminal tujuan di 20 kota. Untuk penumpang pada 20 Maret 2026,” jelas Emanuel merinci.
Artikel Terkait
Contoh Kultum Ramadan Soroti Pentingnya Istiqamah dan Ibadah Berdampak
Fakfak Percepat Program Pala Unggul Kapala Emas Lewat Kolaborasi Yayasan dan Dinas Perkebunan
Pakar Pertanyakan Kebutuhan dan Efektivitas Pengadaan 105.000 Pick Up untuk Koperasi Desa
Debt Collector Diduga Otak Penusukan Advokat Ditangkap di Semarang