Menteri Agus Andrianto Kembangkan Dapur Lapas dan Dorong Kemitraan dengan Pengusaha Lokal

- Selasa, 24 Februari 2026 | 22:20 WIB
Menteri Agus Andrianto Kembangkan Dapur Lapas dan Dorong Kemitraan dengan Pengusaha Lokal

"Ini menurut saya peluang yang cukup baik," ujar Agus.

Sudah ada instruksi konkret dari sang menteri. Dia meminta para kalapas membangun jejaring dengan pengusaha pangan lokal. Tujuannya dua arah: pengusaha dapat pasar tetap untuk menyuplai bahan makanan ke lapas, dan ekonomi daerah bisa ikut bergerak.

Aturannya juga sudah ditetapkan. Vendor yang menyuplai lapas wajib menyerap minimal 5 persen hasil pertanian dari kegiatan narapidana. "Karena target marketnya kan ada," terang Agus.

Dia membeberkan logika pasarnya. Kebutuhan bahan makanan untuk narapidana dan program MBG itu pasar yang jelas. Belum lagi jika hasilnya berlebih. "Bisa buat suplai ke luar lapas. Sekarang saja ada lebih dari 20 ribu titik SPPG di Indonesia. Ini potensi pasar yang sangat besar," tambahnya dengan semangat.

Intinya, program ini dirancang agar semua pihak diuntungkan. Mulai dari narapidana yang dibina, pengusaha lokal, hingga pegawai lapas sendiri yang bisa terlibat investasi.

"Kalau dioptimalkan dengan kolaborasi, kita bukan cuma mewujudkan ketahanan pangan," pungkas Agus. "Tapi juga bisa berkontribusi bagi kesejahteraan banyak pihak."

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar