"Total keseluruhan ada 77 personel yang telah menjalani tes urine, dan hasilnya seluruhnya negatif dari penyalahgunaan narkoba," sambung Twedy.
Jelas sekali, langkah ini bukan sekadar formalitas. Di sisi lain, ini adalah upaya nyata menjaga integritas dan memastikan setiap orang dalam lingkungannya bersih dari barang haram. Twedy menegaskan, tes semacam ini punya tujuan ganda: mengawasi dan sekaligus mencegah.
"Pengecekan urine ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya anggota yang melakukan pelanggaran terkait penyalahgunaan narkoba," tuturnya.
Dan rupanya, ini baru permulaan. Kegiatan serupa akan terus berlanjut secara berkala tetap tanpa pemberitahuan. Strategi ini diyakini bisa menjadi pengawasan internal yang efektif, demi menciptakan iklim kerja yang lebih profesional dan, tentu saja, bersih.
Artikel Terkait
Imigrasi Siapkan Jalur Cepat dan Tim Khusus untuk Atlet Asing
Duel Dua Rising Star BRI Liga 1: Malut United Vs Dewa United di Ternate
Rennes Kalahkan Angers, Perkuat Peluang ke Liga Champions
Juventus Kalahkan Atalanta 1-0, Naik ke Posisi Empat Klasemen Serie A