Menurut penjelasannya, kelompok ini lebih tepat disebut komunitas ketimbang geng. Mereka sering nongkrong bersama dan gemar membuat konten di media sosial. “Komunitas yang suka konten, hobi nongkrong-nongkrong, bukan geng. Youth Night Style namanya,” jelas Ojo.
Dari pantauan video yang beredar, polisi memperkirakan ada sekitar dua puluh motor yang terlibat. Saat ini, proses pengumpulan kendaraan terkait masih terus dilakukan.
“Dari video itu kan kita akan tahu berapa puluh motor, antara 20 motorlah,” terangnya.
Kesebelas orang yang sudah diamankan itu ditangkap di beberapa lokasi berbeda. Jangkauannya cukup luas: dari Jatinegara di Jakarta Timur, Petamburan di Jakarta Pusat, sampai ke Jagakarsa.
“Sama orangnya 11 orang kita amankan dari Jagakarsa, Petamburan, ada dari Jatinegara, macam-macam,” pungkas Ojo dalam keterangan pada Senin (23/2).
Artikel Terkait
Kompolnas Apresiasi Pemecatan Oknum Brimob Pelaku Kekerasan di Tual
Ketua Komisi III DPR Sesalkan Penetapan Tersangka Guru Honorer Probolinggo Gara-gara Rangkap Jabatan
Tiga Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Bersikukuh dengan Analisis 99,99%
Korlantas Siapkan Pos Pemeriksaan Terpadu Bus dan Travel untuk Operasi Ketupat 2026