Viral di media sosial, aksi nekat belasan pemotor yang merusak portal dan menerobos masuk ke Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Casablanca akhirnya berujung penangkapan. Rupanya, motif mereka sederhana sekaligus menggelikan: cuma buat konten.
“Motifnya bikin konten,” tegas Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, saat dikonfirmasi wartawan Selasa lalu.
Ojo menjelaskan, kelompok itu bukan geng motor berbahaya. Mereka berasal dari sebuah komunitas yang menamai diri ‘Youth Night Style’. Intinya, sekumpulan anak muda yang hobi nongkrong dan suka tampil.
“Komunitas, komunitas yang suka konten, hobi nongkrong-nongkrong, bukan geng,” ujar Ojo memperjelas. “Youth Night Style namanya.”
Dari video yang beredar, polisi memperkirakan ada lebih dari dua puluh motor yang terlibat dalam konvoi liar itu. “Kita lakukan pengecekan. Dari video itu kan kita akan tahu, antara 20 motor lah,” terang Ojo.
Hingga kini, penyisiran masih terus dilakukan. Namun sebelas orang telah lebih dulu diamankan dari sejumlah titik. Penangkapan tersebar dari wilayah Jatinegara di Jakarta Timur, Petamburan di Jakarta Pusat, hingga Jagakarsa.
“Sama orangnya 11 orang kita amankan dari Jagakarsa, Petamburan, ada dari Jatinegara, macam-macam,” kata Ojo dalam keterangannya pada Senin (23/2).
Rekaman Aksi yang Bikin Geram
Aksi mereka mulai ramai diperbincangkan setelah sebuah video beredar luas. Dalam rekaman itu, terlihat salah seorang anggota dengan sengaja membakar tali pengikat portal pembatas. Begitu portal terbuka, puluhan motor langsung membanjiri badan jalan layang.
Tak cuma itu. Mereka juga pamer gaya dengan jaket hoodie hitam bertuliskan kata-kata seperti ‘Youth Style’, ‘Confused’, sampai ‘Stressed’. Yang bikin kesal, kebanyakan motor tak dipasangi pelat nomor dan para pengendaranya juga seenaknya tidak pakai helm.
Di video itu bahkan ada tulisan yang seolah membanggakan aksinya: “Waktunya orang senang tampil.”
Narasi dalam unggahan menyebut semua ini dilakukan demi konten belaka. Mereka konvoi seenaknya, melintasi ruas jalan yang jelas-jelas dilarang untuk kendaraan roda dua. Padahal, rambu larangan sudah terpasang di sana. JLNT Casablanca memang hanya diperuntukkan bagi mobil atau kendaraan roda empat ke atas.
Polisi kini masih mendalami kasus ini. Selain mencari anggota lain yang masih buron, mereka juga memproses hukum ke-11 orang yang sudah diamankan. Aksi iseng demi konten, akibatnya ternyata tak main-main.
Artikel Terkait
Daging Kurban Alot? Jangan Langsung Marinasi, Simpan Dulu 24 Jam di Kulkas
Ribuan Jemaah Salat Idul Adha di Al-Aqsa di Tengah Ketegangan dan Pelanggaran Gencatan Senjata
Istri Kunjungi Yaqut Cholil Qoumas di Rutan KPK saat Idul Adha, Bawa Tempe Goreng karena Suami Idap GERD
Jembatan Gantung Perintis Garuda di Aceh Tamiang Resmi Beroperasi, Putus Isolasi Dua Desa Hanya dalam 5 Menit