Jakarta: Rencana pemerintah mengimpor puluhan ribu kendaraan dari India untuk program Koperasi Desa Merah Putih mendapat respons dari Senayan. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, meminta agar rencana itu ditunda. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto yang masih berada dalam kunjungan kerja luar negeri perlu dilibatkan dalam pembahasan detailnya.
"Saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu, mengingat Presiden masih di luar negeri," ujar Dasco, seperti dikutip dari Antara.
Dasco meyakini, sepulangnya ke Tanah Air, Presiden akan mengkaji ulang rencana ini. Ia juga akan meminta pendapat dan mengevaluasi kesiapan industri otomotif dalam negeri sebelum keputusan final diambil. "Sehingga kami sudah menyampaikan pesan untuk ditunda dulu. Demikian," tegasnya.
Permintaan penundaan ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya, dua raksasa otomotif India, Mahindra & Mahindra dan Tata Motors, dikabarkan mendapat pesanan besar. Mahindra akan memasok 35.000 unit Scorpio Pik Up pada 2026, sementara Tata Motors menyepakati pengiriman 70.000 unit kendaraan niaga. Semua itu untuk mendukung aktivitas pertanian dan logistik di desa melalui proyek KDKMP.
Artikel Terkait
Cara Cek Status Desil dan Bansos Cukup dengan NIK di Situs Kemensos
Direktur Dell Indonesia Buka Suara: Belum Pernah Jual Chromebook Sebelum Proyek Kemendikbud
Timnas PK Fokuskan Pengawasan pada Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa
SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock untuk Huntap Korban Banjir Padang