Di Kota Padang, upaya pemulihan pascabencana mendapat suntikan semangat baru. PT Semen Indonesia (SIG) baru saja mengirimkan 36.000 bata interlock presisi. Material ini ditujukan untuk membangun hunian tetap bagi warga Kampung Talang di Kecamatan Pauh.
Pengiriman perdana itu dilepas langsung dari Pabrik Indarung PT Semen Padang, Kamis lalu. Tampak hadir Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, dan Komisaris Utama Sigit Widyawan. Mereka didampingi jajaran dewan komisaris, direksi, serta manajemen Semen Padang.
Menurut Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, situasi pascabencana menuntut solusi cepat. Masyarakat butuh rumah yang aman dan layak, tanpa menunggu lama. Nah, bata interlock presisi ini dihadirkan sebagai jawabannya.
“Ini adalah bentuk nyata peran SIG dalam mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak,” ujar Vita.
Dia menjelaskan, bata jenis ini punya sejumlah keunggulan. Proses pemasangannya cepat, presisi, dan hasilnya kuat. Hal itu tentu sangat cocok untuk mempercepat pembangunan huntap.
Di sisi lain, inovasi produk ini juga selaras dengan visi pemerintahan saat ini, khususnya di bidang infrastruktur perumahan. SIG berkomitmen menciptakan hunian yang terjangkau, berkualitas, dan tahan lama.
“Inovasi seperti bata interlock presisi menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem perumahan nasional yang lebih tangguh terhadap bencana,” tutur Vita lagi.
Artikel Terkait
Lima Lembaga Intelijen yang Membentuk Peta Kekuatan Global
TAUD Ungkap Dugaan Serangan Terorganisir Melibatkan 16 Orang terhadap Andrie Yunus
Dolar AS Melemah Didorong Kabar Perundingan Damai Israel-Lebanon
Bentrok di Halmahera Tengah Dipicu Hoaks, Bukan Konflik SARA