Polisi Amankan Sebelas Pengendara Motor Pelaku Konvoi dan Perusakan Portal JLNT Casablanca

- Senin, 23 Februari 2026 | 22:40 WIB
Polisi Amankan Sebelas Pengendara Motor Pelaku Konvoi dan Perusakan Portal JLNT Casablanca

Polisi bergerak cepat. Aksi konvoi motor yang merusak portal dan nekat menerobos JLNT Casablanca, Jakarta Selatan, kini tengah diselidiki. Hingga saat ini, sebelas pengendara sudah berhasil diamankan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, memberikan konfirmasinya pada Senin (23/2/2026).

"Dari puluhan motor yang terlihat di video, sebelas di antaranya sudah kami amankan," ujarnya.

Soal identitas dan detail penangkapan, Ojo belum mau berkomentar panjang lebar. Namun begitu, lokasi pengamanan tersebar di beberapa titik: Jatinegara di Jakarta Timur, Petamburan di Jakarta Pusat, hingga Jagakarsa.

"Orangnya sama, sebelas orang. Kita amankan dari Jagakarsa, Petamburan, ada juga dari Jatinegara, macam-macam," imbuh Ojo.

Kini mereka ditahan di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam. "Malam ini sedang dalam pemeriksaan," tuturnya singkat.

Rekaman Aksi yang Viral

Sebelumnya, aksi gerombolan pemotor ini ramai diperbincangkan di media sosial. Video yang beredar menunjukkan aksi mereka yang diduga merusak portal Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Casablanca. Polda Metro Jaya pun langsung turun tangan menyelidiki.

Dari cuplikan yang beredar, terlihat salah seorang dari mereka membakar tali pengikat portal. Begitu terbuka, puluhan motor langsung membanjiri ruas layang itu. Ada narasi di video yang berbunyi, "Waktunya orang senang tampil."

Penampilan mereka seragam: jaket hoodie hitam dengan tulisan-tulisan seperti 'Youth Style', 'Confused', dan 'Stressed'. Yang juga mencolok, kebanyakan motor tak terpasang pelat nomor. Beberapa bahkan tak mengenakan helm.

Menurut narasi dalam video, aksi ini cuma untuk buat konten. Mereka konvoi seenaknya, melintasi jalan yang jelas-jelas dilarang untuk roda dua.

Perlu diingat, JLNT Casablanca memang khusus untuk kendaraan roda empat atau lebih. Rambu larangannya pun terpampang jelas di lokasi. Aksi mereka jelas melanggar aturan, dan sekarang konsekuensinya mereka hadapi.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar