Polres Metro Depok Bina 10 Pelaku Tawuran lewat Pesantren Kilat

- Minggu, 22 Februari 2026 | 10:50 WIB
Polres Metro Depok Bina 10 Pelaku Tawuran lewat Pesantren Kilat

“Jadi salah satu yang menjadi perhatian kami adalah masalah tawuran,” kata Abdul Waras pada Rabu (18/2).

“Bagaimana anak-anak yang terlibat tawuran ini nanti akan kita ikutkan di pondok pesantren kilat.”

Harapannya tentu besar. Abdul Waras bertekad mengurangi aksi brutal yang sering merugikan lingkungan dan menimbulkan keresahan itu. Dia ingin menyentuh sisi kesadaran para remaja.

“Intinya kami ingin mengurangi niatan anak-anak kita, adik-adik kita untuk melakukan tawuran,” tegasnya.

“Karena ini sangat merugikan. Apabila adik-adik ini masih ngotot, nekat, tawuran, nanti akan kita masukan ke pondok pesantren kilat di Polres Metro Depok.”

Jadi, itulah langkah yang ditempuh. Bukan sekadar menangkap, tapi mencoba memulihkan. Hasilnya? Masih harus ditunggu. Tapi setidaknya, ada pendekatan baru yang coba dihadirkan di tengah persoalan klasik bernama tawuran pelajar.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar