MURIANETWORK.COM - Pemerintah Desa Bulu Cindea, Kabupaten Pangkep, berhasil melanjutkan proyek pembangunan jalan meski menghadapi efisiensi anggaran Dana Desa pada tahun 2026. Proyek infrastruktur yang mencakup jalan permukiman dan pertanian sepanjang sekitar 350 meter ini terlaksana berkat kolaborasi strategis dengan PT Semen Tonasa, yang merupakan bagian dari program desa binaan perusahaan tersebut.
Sinergi Menjawab Tantangan Anggaran
Efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat kerap menjadi tantangan tersendiri bagi pembangunan di tingkat desa. Namun, di Bulu Cindea, hal ini justru memicu inisiatif untuk mencari solusi kolaboratif. Kepala Desa Bulu Cindea, Made Ali, mengungkapkan bahwa dukungan dari mitra korporasi menjadi kunci keberlanjutan pembangunan di tengah situasi tersebut.
“Meski ada efisiensi anggaran Dana Desa tahun ini, kami tetap berupaya agar pembangunan tetap berjalan. Jika seluruh pekerjaan ini dianggarkan penuh, biayanya bisa mencapai sekitar Rp200 juta. Kami sangat bersyukur karena ada dukungan kolaborasi dari pihak perusahaan,” jelas Made Ali, Sabtu (21/02/2026).
Ruang Lingkup dan Manfaat Pembangunan
Pembangunan jalan dengan lebar 3,5 meter tersebut tersebar di empat dusun, menjangkau area permukiman dan lahan pertanian warga. Dari sudut pandang tata kelola desa, proyek seperti ini tidak sekadar tentang pengerasan permukaan tanah. Lebih dari itu, ia menyentuh aspek mendasar seperti kelancaran mobilitas sehari-hari, distribusi hasil pertanian, dan akses terhadap layanan publik.
Artikel Terkait
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.030 per Dolar AS di Awal Perdagangan
Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Larantuka Dini Hari, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Pabrik Melamin Rp10,2 Triliun, Terbesar di Indonesia, Dibangun di KEK Gresik
Benda Mirip Torpedo di Gili Trawangan Ternyata Alat Penelitian Laut