Menlu: Nama Wakil Komandan Operasi ISF untuk Palestina Masih Dibahas dengan TNI

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:35 WIB
Menlu: Nama Wakil Komandan Operasi ISF untuk Palestina Masih Dibahas dengan TNI

MURIANETWORK.COM - Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, mengonfirmasi bahwa sosok perwira TNI yang akan menduduki posisi Wakil Komandan Operasi Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) untuk Palestina belum ditetapkan. Penunjukan Indonesia ke posisi strategis tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi besar negeri ini, yang mengirimkan 8.000 personel salah satu kontingen terbesar dalam misi tersebut. Penempatan pasukan perdamaian itu rencananya akan dimulai secara bertahap dari wilayah Rafah.

Proses Seleksi Wakil Komandan Masih Berlangsung

Menanggapi pertanyaan mengenai siapa yang akan mengisi posisi penting tersebut, Menlu Sugiono menegaskan bahwa keputusan akhir masih dalam proses. Pemerintah, menurutnya, akan mendiskusikan hal ini lebih lanjut dengan pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai institusi yang berwenang.

“Nanti akan didiskusikan dulu. Itu nanti ya dari TNI yang pilih,” ujar Sugiono, Sabtu (21/2/2026).

Posisi Strategis Sebagai Bentuk Penghargaan

Dalam struktur komando ISF, posisi puncak Force Commander dipegang oleh Amerika Serikat. Di bawahnya, terdapat tiga deputi komandan. Indonesia dipercaya menduduki posisi Deputy Commander Bidang Operasi, sebuah peran kunci yang selaras dengan besarnya kontribusi pasukan.

“Karena pasukan Indonesia juga merupakan yang terbanyak di sana, maka Deputi Komandan Operasi,” jelasnya.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar