Planetarium TIM Diborong Warga, Anggota DPRD Usul Atur Tiket Pakai NIK

- Senin, 05 Januari 2026 | 06:25 WIB
Planetarium TIM Diborong Warga, Anggota DPRD Usul Atur Tiket Pakai NIK

Antusiasme warga Jakarta menyambut pembukaan kembali Planetarium di TIM ternyata luar biasa. Tiketnya ludes dalam sekejap, bahkan sampai memicu "perang tiket" di lokasi. Fenomena ini langsung menarik perhatian anggota Komisi B DPRD DKI, Taufik Zoelkifli.

Menurutnya, wajar saja tempat itu diburu pengunjung. Soalnya, harga tiket masuknya sangat terjangkau. Cuma bayar antara lima ribu sampai dua belas ribu rupiah saja, belum lagi masuk ke kawasan TIM-nya gratis. "Ya paling cuma keluar ongkos parkir," ujarnya.

"Dengan harga semurah itu, siapa yang nggak mau? Nggak heran kalau sampai terjadi serbuan dan berebut tiket," kata Taufik kepada awak media, Senin (5/1/2026).

Melihat animo yang begitu tinggi, Taufik punya beberapa usulan. Ia mendorong Pemprov DKI dan pengelola untuk menambah jam operasional. Sistem penjualan tiketnya juga harus diperbaiki agar lebih tertib.

Salah satu idenya adalah menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Dengan cara itu, setiap warga bisa diatur agar hanya boleh datang sebulan sekali saat kondisi ramai seperti sekarang. "Tujuannya sederhana: memberi kesempatan yang sama bagi semua warga Jakarta untuk menikmati wisata edukatif ini," jelasnya.


Halaman:

Komentar