MURIANETWORK.COM - Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Jumat pagi memaksa PT Transjakarta melakukan penyesuaian operasional di sejumlah titik. Genangan air dan banjir mengakibatkan beberapa rute bus terpaksa dihentikan, dialihkan, atau diperpendek untuk menjaga keselamatan penumpang dan pengemudi. Humas Transjakarta, Ayu Wardhani, mengonfirmasi gangguan ini dan mengimbau masyarakat untuk memantau informasi terkini sebelum bepergian.
Rute yang Dihentikan Sementara
Dampak paling signifikan terlihat pada beberapa koridor yang terpaksa ditutup untuk sementara. Rute 1C (Blok M-Pesanggrahan) dan 8E (Blok M-Bintaro Kodam) tidak beroperasi akibat banjir yang melanda Jalan Haji Gari di kedua arah. Selain itu, layanan Mikrotrans JAK 32 (Petukangan-Lebak Bulus) dan JAK 49 (Lebak Bulus-Cipulir) juga terhenti. Gangguan ini disebabkan oleh kondisi serupa di Jalan Bintaro Permai dan Ciledug Raya, tepatnya di area ITC Cipulir.
Pengalihan dan Pemendekan Rute
Bagi rute yang masih bisa beroperasi, Transjakarta mengambil langkah pengalihan untuk menghindari titik banjir. Rute 1M (Blok M-Meruya), misalnya, harus mencari jalur alternatif karena banjir setinggi 50 cm di Jalan Swadarma Raya. Sementara itu, rute 5N (Kampung Melayu-Ragunan) dialihkan akibat luapan sungai di area Pasar Kambing.
Tidak semua rute bisa dialihkan sepenuhnya. Ada pula yang terpaksa diperpendek jarak tempuhnya. Hal ini terjadi pada layanan Mikrotrans JAK 22 (Dwikora-Penas Kalimalang) yang harus berhenti lebih awal lantaran menghadapi genangan cukup dalam, mencapai 30-40 cm, di Simpang Cawang.
Artikel Terkait
Atap Jebol dan Cuaca Buruk Ganggu 12 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta
Trump Kritik NATO dan Sekutu Asia, Sebut Kehadiran Militer AS Sebagai Pengorbanan
Wapres Gibran Tinjau Langsung Dampak Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara
Jasa Raharja Tegaskan Etika dan Kepatuhan sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis