Visi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan bahwa pembangunan ekonomi harus berpihak pada penguatan ekonomi rakyat. Peningkatan produktivitas UMKM dan penciptaan wirausaha baru berbasis inovasi menjadi titik berat dalam agenda tersebut.
Dialog Langsung Soal Tantangan UMKM
Pertemuan tersebut juga menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan pelaku komunitas. Ahmad Rifqi menyampaikan bahwa berbagai tantangan klasik UMKM, mulai dari akses permodalan yang kerap menjadi hambatan hingga upaya perluasan pasar, turut dibahas. Menanggapi hal ini, Wapres memastikan bahwa pemerintah akan terus menghadirkan dukungan konkret agar UMKM dapat tumbuh secara berkelanjutan dan naik kelas.
Di sisi lain, pengurus Idepreneurs Club berkesempatan memaparkan pengalaman lapangan mereka dalam mendampingi usaha kecil. Fokus pendampingan mereka umumnya tertuju pada penguatan kapasitas, membuka akses jejaring, serta menumbuhkan keberanian untuk memulai usaha. Peran komunitas seperti ini diharapkan dapat menjadi simpul penggerak kewirausahaan yang benar-benar bersentuhan dengan kebutuhan riil pengusaha pemula.
Merespons paparan tersebut, Wapres memberikan apresiasi. Ahmad Rifqi mengutip penilaian Gibran, "Langkah-langkah kecil yang kami lakukan, menurut beliau, justru menjadi fondasi awal agar perputaran ekonomi negara terus bergerak."
Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah pengurus inti Idepreneurs Club, seperti Founder Prianto Indra, Ketua Umum Vincent Witarsa, Bendahara Umum Satya Jaya Sakti, serta 19 anggota lainnya. Kehadiran mereka menandakan komitmen bersama untuk menerjemahkan arahan pemerintah menjadi aksi nyata di lapangan.
Artikel Terkait
Gunung Dukono Erupsi, Status Waspada Berlaku dan Warga Tobelo Diimbau Waspada Hujan Abu
Iran Bantah Klaim Trump Soal Evakuasi Pilot AS yang Ditembak Jatuh
Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Capai 163 Unit, Fasilitas Penunjang Segera Rampung
Aturan IGRS Kominfo Picu Kekhawatiran Blokir Game dan Hambat Industri