Menteri Keuangan Israel Usulkan Dorong Migrasi Warga Palestina dari Tepi Barat dan Gaza

- Rabu, 18 Februari 2026 | 15:55 WIB
Menteri Keuangan Israel Usulkan Dorong Migrasi Warga Palestina dari Tepi Barat dan Gaza

"Tidak ada solusi jangka panjang lainnya," tegas Smotrich, yang disambut oleh tepuk tangan riuh para hadirin.

Rekam Jejak dan Konteks Politik

Pernyataan terbaru Smotrich ini bukanlah yang pertama kali menuai kontroversi. Sebagai tokoh kunci dalam partai sayap kanan garis keras, dia dikenal sebagai salah satu penggagas kebijakan-kebijakan yang dianggap provokatif, termasuk proposal untuk mendaftarkan sebagian besar tanah di Tepi Barat sebagai "milik negara" jika klaim kepemilikan warga Palestina dianggap tidak terbukti.

Posisinya sebagai menteri keuangan sekaligus pemimpin partai koalisi memberikan pengaruh signifikan dalam pemerintahan Netanyahu saat ini. Analisis politik melihat pernyataan seperti ini sering kali mencerminkan dinamika internal koalisi yang kompleks, sekaligus berpotensi memengaruhi persepsi internasional terhadap kebijakan luar negeri Israel.

Usulan untuk "mendorong migrasi" warga Palestina, yang oleh banyak pengamat dan organisasi hak asasi manusia dianggap sebagai bentuk transfer populasi paksa, dipastikan akan menimbulkan gelombang kecaman dari berbagai pihak. Pernyataan tersebut muncul di tengah situasi geopolitik yang sudah sangat tegang, menambah lapisan kompleksitas baru dalam konflik yang telah berlangsung puluhan tahun.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar