Jadi, tugasnya jelas terbagi. Sebagai pelatih kepala, Mario Lemos bakal fokus total. Tanggung jawabnya mencakup persiapan tim, menyusun strategi pertandingan, dan tentu saja, mengawasi performa skuad di BRI Super League.
Di sisi lain, Divaldo Alves akan mengurusi hal-hal yang lebih makro. Pria asal Brasil itu bakal berfokus pada pengembangan struktur teknis klub secara keseluruhan. Bukan cuma tim utama, tapi juga ke bawahannya.
Perombakan ini terjadi di tengah situasi tim yang sedang berjuang keras. Mereka butuh sesuatu yang bisa membawa perubahan, dan keputusan ini diambil sebagai jawabannya. Waktulah yang akan membuktikan apakah rotasi ini memang langkah yang jitu.
Artikel Terkait
Pemimpin Tertinggi Iran Dilaporkan Kritis dan Tak Sadarkan Diri di Qom
Ketua Komisi XI Kritik Komunikasi Pemerintah Pasca-Penurunan Prospek Kredit Indonesia
Kemacetan Pagi Landa Ruas Tol Menuju Jakarta Usai Libur Panjang
BMKG Cilacap Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang