Rumah pribadi Joko Widodo di Solo tiba-tiba ramai dibicarakan. Bukan karena kunjungan tamu penting, melainkan karena sebuah label unik di Google Maps: ‘Tembok Ratapan Solo’. Nama itu melekat di lokasi kediaman mantan presiden ke-7 RI itu di Jalan Kutai Utara.
Grace Natalie, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, mengaku baru mendengarnya. Reaksinya? Tercengang sekaligus terhibur.
“He he he, baru dengar saya. Memang kreatif netizen kita,” ujar Grace, Rabu lalu.
Menurutnya, keramaian di rumah Jokowi bukan hal baru. Tempat itu jarang sepi. “Selalu saja ada warga yang ingin bertemu Bapak, untuk salaman, berfoto, melepas kangen karena Bapak sudah purnatugas,” tutur Grace. Baginya, fenomena ini justru bukti nyata. Jokowi masih sangat dicintai masyarakat.
Fenomena ‘Tembok Ratapan’ ini makin nyata setelah sebuah video viral. Seorang pemuda terlihat beraksi layaknya meratap di depan gerbang rumah tersebut. Akun Instagram @indopium yang membagikannya menyebut spot itu sedang ‘hype’ di kalangan anak muda Gen Z.
Lalu, bagaimana tanggapan dari lingkaran dalam Jokowi?
Ajudannya, AKBP Syarif Fitriansyah, mengaku sudah tahu soal penamaan itu. Tapi soal apakah Jokowi sendiri sudah mengetahuinya, Syarif tak bisa memastikan. “Enggak tahu Bapak sudah tahu apa belum ya,” katanya singkat.
Ditanya kemungkinan meminta perubahan nama di Google Maps, ia enggan berkomentar panjang. Secara pribadi, Syarif mengaku tidak merasa tersinggung dengan label ‘Tembok Ratapan’ itu. Ia tampak lebih memilih untuk santai saja menyikapinya.
Artikel Terkait
PT Merdeka Gold Resources Capai First Gold Pour di Tambang Pani Lebih Cepat dari Jadwal
Harga Emas Antam Turun Lagi, Buyback Anjlok Rp51.000 per Gram
85 Negara Anggota PBB Kecam Perluasan Kendali Israel di Tepi Barat
Ruwahan, Tradisi Jelang Ramadan yang Gaungkan Kesalehan Ekologis