MURIANETWORK.COM - Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengancam akan menindak tegas aksi kekerasan dan tawuran yang mengatasnamakan kegiatan 'Sahur on The Road' (SOTR) selama bulan Ramadan di wilayah hukumnya. Pernyataan tegas ini disampaikan untuk mencegah penyalahgunaan momentum ibadah sebagai kedok aksi premanisme dan penganiayaan yang mengganggu ketertiban.
Larangan Tegas untuk Aksi Premanisme
Dalam penjelasannya, Kapolres Wikha menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi bagi kelompok remaja yang membawa senjata tajam dengan dalih sahur bersama di jalanan. Ancaman ini bukan sekadar peringatan, melainkan komitmen operasional untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Kami akan menindak tegas para pelaku kekerasan, penganiayaan, dan tawuran, khususnya kelompok yang menggunakan senjata tajam berkedok Sahur On The Road. Tidak ada ruang bagi aksi premanisme di Kabupaten Bogor,” tegasnya di Cibinong, Selasa.
Artikel Terkait
Polres Metro Tangerang Kota Bekuk Dua Pelaku dan Sita Ribuan Butir Obat Keras Ilegal
Pasukan Israel Hancurkan 17 Kamera Pengawasan PBB di Lebanon Selatan
Dua Remaja Jogja Bacok Saat Duel Gladiator Syarat Keluar dari Geng Motor
Presiden Prabowo Cium Bayi Prajurit TNI Gugur di Lebanon Saat Beri Penghormatan Terakhir