MURIANETWORK.COM - Rezzy Eko Caraka, seorang peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik Program Profesi Universitas Padjadjaran (Unpad) dalam Upacara Wisuda Gelombang II Tahun Akademik 2025/2026, Jumat (6/2/2026). Penghargaan ini diberikan atas portofolio prestasinya yang mengesankan di kancah riset internasional, termasuk tujuh publikasi di jurnal bereputasi tinggi dan sederet penghargaan bergengsi.
Konsistensi Riset untuk Dampak Nyata
Di balik sederet pencapaian akademisnya, Rezzy menekankan bahwa semua berawal dari proses panjang yang penuh ketekunan. Baginya, gelar ini bukan sekadar pengakuan individu, melainkan bukti bahwa kerja ilmiah yang dilakukan dengan konsisten dan integritas tinggi pada akhirnya akan dihargai.
"Pencapaian ini adalah akumulasi dari proses panjang, kerja keras, kegagalan, dan pembelajaran sebagai peneliti. Lebih dari sekadar prestasi personal, capaian ini menjadi pengingat bahwa kerja ilmiah yang dilakukan secara konsisten dan jujur pada akhirnya akan menemukan ruang apresiasinya," tuturnya.
Fokus pada Data Science untuk SDGs
Seluruh riset yang digarapnya memiliki benang merah yang jelas: penerapan data science dan kecerdasan buatan untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Ia membangun konsistensi ini melalui peta jalan penelitian yang terfokus, relevan dengan isu aktual, dan dijaga dengan komitmen jangka panjang. Bagi Rezzy, riset paling berkesan adalah yang mampu melampaui dunia akademik dan benar-benar membawa perubahan.
"Riset yang paling berkesan adalah riset yang mampu keluar dari ranah akademik dan benar-benar diterjemahkan menjadi kebijakan atau praktik yang membawa perubahan positif di masyarakat," ungkapnya.
Peran Lingkungan Akademik yang Mendukung
Ia mengakui, pencapaiannya tidak lepas dari peran Unpad sebagai lingkungan akademik yang mendukung. Kampus memberikan ruang bagi ide-ide untuk berkembang melalui diskusi dan kolaborasi lintas disiplin, sebuah faktor krusial bagi riset berbasis data science yang membutuhkan beragam perspektif.
"Lingkungan akademik yang terbuka dan lintas disiplin di Unpad sangat membantu saya dalam mengembangkan riset berbasis data science yang memang membutuhkan perspektif multidisipliner," jelas Rezzy.
Pesan untuk Generasi Penerus
Dengan berpegang pada nilai integritas dan konsistensi, Rezzy meyakini bahwa proses yang dijalani dengan jujur serta berorientasi dampak akan melahirkan capaian yang bermakna. Ia berpesan kepada mahasiswa agar percaya diri bersaing di tingkat global, asalkan dilandasi kemauan belajar dan keberanian keluar dari zona nyaman.
"Mulailah dari riset atau karya yang relevan dengan persoalan nyata di sekitar kita, karena kontribusi global yang kuat selalu berakar dari pemahaman lokal yang mendalam," pesan dia.
Portofolio Prestasi
Gelar Wisudawan Terbaik ini dikuatkan oleh portofolio riset dan pengakuan internasional yang dimiliki Rezzy, antara lain:
Publikasi di Jurnal Internasional (Scopus Q1)
- Discover Sustainability: Integrating spatial data science and bayesian INLA modeling for waste generation assessment in Bali.
- Journal of Healthcare Leadership: Artificial Intelligence in Cancer Oncology Through Comprehensive Bibliometric Mapping of Global Trends Impact and Conceptual Structures.
- Journal of Multidisciplinary Healthcare: Big Data Analytics for Uncovering Voxel Connectivity Patterns in Attention Deficit Hyperactivity Disorder.
- International Journal of Applied Earth Observation and Geoinformation: Bayesian Network analysis of spatial disparities in child nutrition status and health determinants across Indonesia.
- Discover Sustainability: Using Kolmogorov–Arnold network and ResNet for marine protein mapping.
- Discover Sustainability: Revisiting connections of social, economic, and environmental factors on PM2.5 and NO2 concentrations regarding tuberculosis cases using Gaussian Bayesian.
- Discover Sustainability: Evaluating Internet Accessibility and Equity in Indonesia Using Integrated SUSENAS and OOKLA Data.
Penghargaan dan Pengakuan
- Award Charter Elshinta Award 2025, Inspirational Youth for Indonesia's Vision 2045.
- International Professional Recognition through Invitation as a Keynote Speaker by the Muslim Council of Elders (Abu Dhabi) at the IBF 2025.
- Expert Contribution on AI-Driven SDGs Practices in Energy and Coastal Governance at a Multilateral South China Sea Policy Forum.
- Lindau Nobel Laureate Meetings.
- Keynote Speaker on Generative AI in Manufacturing at the Governance, Risk, and Compliance Forum 2025 (GRC 2025).
- Best Researcher Award (Young Researcher Award 2025, under-40 category).
- Top 2% Researchers Worldwide in Artificial Intelligence & Image Processing (Stanford University/Elsevier, 2025).
- Invited Expert Speaker at the “Local Actions for Disaster Risk Reduction and Climate Change Adaptation” Forum, Bangkok, Thailand.
- Research Grant from MOST Taiwan senilai USD 90,000.
- International academic cooperative research project dengan Chaoyang University of Technology.
- Keynote Speaker at the International Conference on Applied Mathematics, Computational Science and Systems Engineering, Institut Henri Poincaré, Sorbonne Université.
- International Media Recognition as Expert Speaker in Artificial Intelligence, NEO 2025.
- Technical Program Committee member in the International Conference on Optimization and Data Science in Industrial Engineering (ODSIE 2025), Istanbul, Turkey.
Artikel Terkait
Warga China Dikeroyok Massa Usai Tabrak Motor Parkir di Palu
Korban Longsor Pidie Jaya Siap Sambut Ramadan di Pengungsian
Wamenag Tegaskan Larangan Sweeping dan Ajak Saling Hormati Saat Ramadan
Tarique Rahman Resmi Dilantik sebagai Perdana Menteri Bangladesh