Namun begitu, langkah ini tak lantas membuat pemerintah berhenti bekerja. Gus Ipul menegaskan, proses pengecekan lapangan atau ground check tetap akan berjalan. Tugas besar itu dilakukan Kemensos bersama BPS, menyisir data 11 juta peserta PBI yang statusnya dinonaktifkan.
Tujuannya jelas: memastikan akurasi data. Siapa yang benar-benar masih layak dapat bantuan, dan siapa yang sudah seharusnya mandiri.
“Tetap kita lakukan ground check untuk memastikan apakah penerima manfaat tersebut bisa terus lewat mandiri atau nanti beralih ke PBI lagi,” pungkas Gus Ipul.
Ia berharap, dengan verifikasi rutin setiap bulan ini, basis data mereka semakin tepat sasaran. Soal bantuan untuk rakyat, kata dia, akurasi adalah segalanya.
Artikel Terkait
WHO Peringatkan Sistem Kesehatan Lima Negara Timur Tengah di Ambang Kolaps
AS Gelar Operasi Penyelamatan Usai Pesawat Tempur Jatuh di Iran, Teheran Klaim Tembak Jatuh
Taman Ragunan Ramai Dikunjungi 13.000 Orang di Pagi Hari Libur Panjang
Polda NTT Kerahkan 3.227 Personel untuk Amankan Semana Santa di Larantuka