MURIANETWORK.COM - Kawasan Tembalang di Semarang dilanda banjir pada Senin (16/2/2026) dini hari, menyebabkan ratusan kepala keluarga (KK) terdampak. Peristiwa ini dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang berlangsung sejak sekitar pukul 02.00 WIB, di mana sistem drainase setempat tidak mampu lagi menampung luapan air sehingga menggenangi sejumlah permukiman padat penduduk.
Penyebab dan Kronologi Banjir
Berdasarkan laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, hujan deras yang mengguyur wilayah kota menjadi pemicu utama. Kapasitas saluran air yang ada kewalahan menghadapi tingginya debit air, yang akhirnya meluap ke jalan dan pemukiman warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto, menjelaskan kondisi tersebut. "Hujan deras dengan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah Kota Semarang, dan sistem drainase tidak mampu menampung debit air, sehingga aliran air meluap dan menggenangi area permukiman," jelasnya dalam laporannya.
Artikel Terkait
Polres Rokan Hulu Intensifkan Patroli dan Bagi Sembako untuk Cegah Karhutla
Kedubes Palestina Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Tiga Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
KPK Periksa Lima Saksi Swasta Terkait Dugaan Penyamaran Aset Mantan Kajari
Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai 15 Orang, Dua Korban Luka Bakar 90 Persen