"Hingga pagi hari tercatat lebih dari 12 ribu tiket telah terjual. Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah hingga mencapai lebih dari 22 ribu penumpang per hari," tuturnya.
Lonjakan ini tidak hanya dimotivasi oleh agenda wisata. Menurut Eva, momen libur panjang ini juga dimanfaatkan banyak warga untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar sebelum memasuki bulan Ramadan. Kombinasi kedua faktor inilah yang mendorong tingginya mobilitas penumpang antara Jakarta dan Bandung.
Kesiapan Operasional Menghadapi Lonjakan
Menyikapi peningkatan volume penumpang yang cukup tajam ini, manajemen KCIC telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi. Fokus utamanya adalah memastikan operasional berjalan aman dan lancar, tanpa mengorbankan kenyamanan dan keamanan penumpang.
Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari pengoptimalan sarana prasarana hingga penambahan personel layanan di seluruh titik stasiun. Puluhan petugas tambahan disiagakan untuk mengatur arus penumpang dan memastikan pelayanan tetap prima di tengah keramaian.
"Selama periode libur panjang ini, KCIC juga menyiagakan puluhan petugas pelayanan guna memastikan kelancaran arus penumpang dan menjaga kualitas pelayanan," pungkas Eva Chairunisa.
Artikel Terkait
Lalu Lintas Kereta di Jalur Maswati-Sasaksaat Kembali Normal Setelah Longsor
Bus Restu Terbalik di Tol Jombang, Satu Tewas dan Belasan Luka
Arema FC Hadapi Malut United dengan Tujuh Pemain Absen
Donghae Super Junior Umumkan Album Solo Perdana dan Tur Asia 2026