Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Dewa United, yang sebelumnya dua laga beruntun tak meraih kemenangan. Tiga poin ini mengangkat posisi mereka ke peringkat sembilan klasemen sementara. Sebaliknya, bagi PSM Makassar, kekalahan di kandang sendiri membuat mereka tertahan di posisi ke-13, menambah beban dalam perjalanan kompetisi mereka.
Dominasi Sejak Awal Babak
Sebenarnya, sejak peluit awal dibunyikan, Dewa United sudah menunjukkan intensitas permainan yang lebih baik. Mereka lebih banyak menguasai penguasaan bola dan menciptakan ancaman yang terorganisir. Puncaknya terjadi di menit ke-18, ketika Alex Martins berhasil membobol gawang PSM.
Sayangnya, sorak suporter tamu harus ditahan karena wasit telah lebih dulu meniup peluit, menilai Martins berada dalam posisi offside. Peluang-peluang lain yang tercipta di babak pertama juga belum berbuah gol, sehingga kedua tim harus puas dengan skor 0-0 saat jeda.
Namun, ketajaman di menit-menit penutup dan kemampuan memanfaatkan situasi menjadi penentu kemenangan Dewa United, menunjukkan kedewasaan tim dalam membaca momentum krusial di lapangan hijau.
Artikel Terkait
Paus Leo XIV Ungkap Trump Berupaya Cari Jalan Akhiri Perang dengan Iran
Pertamina Tegaskan Harga BBM Tak Akan Naik, Imbau Masyarakat Hindari Panic Buying
Jepang dan Indonesia Pererat Kemitraan Strategis di Bidang Ekonomi, Keamanan, dan Energi
Indonesia Desak PBB Selidiki Kematian Tiga Prajurit TNI di Lebanon