Gubernur DKI Tegaskan Penertiban Pasar Palmerah Harus Berkelanjutan, Bukan Seremonial

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 14:20 WIB
Gubernur DKI Tegaskan Penertiban Pasar Palmerah Harus Berkelanjutan, Bukan Seremonial

Fungsi Trotoar Harus Dijaga

Selain soal komitmen, Gubernur juga menyoroti persoalan mendasar: pemanfaatan jalur pejalan kaki. Ia menegaskan bahwa trotoar yang dibangun dengan anggaran tidak sedikit harus digunakan sesuai fungsinya, yaitu untuk kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki. Pramono tidak mengizinkan ruang publik ini dialihfungsikan untuk berdagang atau aktivitas lain yang dapat mengganggu.

Pembangunan dan perawatan fasilitas pedestrian, menurutnya, merupakan investasi besar yang harus dilindungi. "Pedestrian yang dibangun oleh Pemerintah DKI Jakarta, saya tidak izinkan untuk digunakan jualan atau yang bukan fungsinya untuk pedestrian," tegasnya.

Pernyataan Gubernur ini sekaligus menggarisbawahi pentingnya penegakan aturan secara konsisten. Langkah penertiban yang dijanjikan bukan sekadar untuk keteraturan visual, tetapi lebih pada perlindungan hak publik dan optimalisasi infrastruktur kota yang telah dibangun.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar