Peran Strategis di Bidang Ekonomi
Kolaborasi yang dibangun tidak hanya berfokus pada aspek keamanan semata. Kapolri juga mendorong para kader untuk berperan aktif sebagai penggerak ekonomi. Ia meyakini bahwa dengan kualitas sumber daya manusia yang terlatih, organisasi seperti GP Ansor dan Banser dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal program-program prioritas, seperti swasembada pangan dan energi, yang menjadi langkah penting menuju Indonesia maju.
Suasana Akrab dan Pembukaan Resmi
Nuansa kekeluargaan benar-benar terasa sepanjang acara. Kapolri bahkan memulai pembekalan dengan memimpin yel-yel khas organisasi, sebuah gestur yang langsung mencairkan suasana. Di akhir arahan, dengan canda, ia memberikan "diskon" durasi pidatonya agar para peserta yang berjemur di lapangan tetap bersemangat.
Kegiatan yang mengusung tema 'Membentuk Instruktur dan Pelatih Handal, Melaksanakan Mandat Organisasi' tersebut kemudian ditutup dengan pembukaan resmi oleh Kapolri.
"Dengan memohon ridho Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini, Sabtu, 14 Februari 2026, Pelatihan Instruktur dan Kursus Pelatih II GP Ansor, Banser dan Majelis Dzikir Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka!" ucapnya, menandai dimulainya rangkaian pelatihan.
Artikel Terkait
Mendagri Terbitkan SE, ASN Daerah Boleh WFH Setiap Jumat Mulai 2026
Menaker Usulkan Industri Kreatif Jadi Laboratorium Magang Nasional
Bupati Banyuwangi Paparkan Capaian 2025: IPM Naik, Kemiskinan Turun, Ekonomi Tumbuh 5,65%
Menteri Fadli Zon Dukung Rencana Festival Budaya Internasional pada 2026