Harga Minyak Dunia Tertekan Lagi, Proyeksi Permintaan Global Dipangkas

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:15 WIB
Harga Minyak Dunia Tertekan Lagi, Proyeksi Permintaan Global Dipangkas

Nathan menambahkan bahwa gangguan pasokan akibat faktor cuaca dinilai hanya bersifat sementara. "Sementara gangguan pasokan akibat cuaca dingin diperkirakan hanya bersifat sementara, yang berarti perkiraan pertumbuhan pasokan hanya dipangkas sedikit, dari 2,5 juta menjadi 2,4 juta barel produksi harian," jelasnya. Imbasnya, pasar memproyeksikan keseimbangan antara pasokan dan permintaan yang lebih longgar.

Faktor Geopolitik dan Tekanan Pasokan

Selain isu permintaan, dinamika geopolitik dan rencana produksi juga turut membayangi pergerakan harga. Para pelaku pasar terus memantau perkembangan pembicaraan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran, yang berpotensi memengaruhi stabilitas pasokan dari kawasan Timur Tengah.

Pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai pengiriman kapal induk tambahan ke wilayah tersebut jika kesepakatan tidak tercapai sempat menciptakan ketegangan. Namun, kepercayaannya bahwa negosiasi akan berhasil meredam kekhawatiran gangguan pasokan yang serius.

Di sisi lain, spekulasi mengenai kemungkinan peningkatan pasokan dari aliansi OPEC memberikan tekanan lebih lanjut. Kombinasi antara prospek permintaan yang direvisi turun dan potongan pasokan yang lebih kecil dari perkiraan awal akhirnya mendominasi sentimen perdagangan, mendorong harga untuk mengunci pekan kedua dalam zona merah.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar