HARIAN, JAKARTA – Musim Moto3 2026 memang baru saja dimulai, tapi persaingan sudah terasa panas. Brian Uriarte, pembalap muda Spanyol dari KTM Ajo, sudah dua kali harus mengakui kecepatan Veda Ega Pratama di Thailand dan Brasil. Tapi jangan salah, timnya sama sekali tak kecewa. Performa Uriarte justru dinilai cukup solid.
Di Circuit of The Americas, Austin, Minggu (29/3/2026) lalu, ceritanya agak berbeda. Veda Ega malah tersingkir lebih dulu karena insiden jatuh. Momen itu dimanfaatkan dengan baik oleh rekan setim Uriarte, Alvaro Carpe, yang akhirnya bisa naik podium untuk pertama kalinya musim ini di posisi ketiga. Sementara itu, Uriarte sendiri berhasil merangkak finis di urutan ketujuh.
Menariknya, di seri sebelumnya di Brasil, Veda sempat menjadi "gangguan" bagi Carpe. Di lap terakhir, Veda menyodok dan merebut podium ketiga yang hampir diraih Carpe. Kemenangan kecil itu membuat posisi mereka di klasemen jadi makin berdekatan.
Keduanya, Carpe dan Uriarte, adalah wajah-wajah baru yang disegani. Mereka melesat dari ajang JuniorGP dan Red Bull Rookies Cup. Carpe lebih dulu mendarat di Moto3 pada 2024, lalu Uriarte menyusul setahun kemudian. Banyak yang menyebut mereka 'bocah ajaib' yang perkembangan balapannya sangat cepat.
Brian Uriarte sendiri terlihat puas. Start dari posisi 14 bukan hal mudah, tapi dia bisa membawa pulang poin.
Artikel Terkait
Italia Gagal ke Piala Dunia Lagi, Tumbang dari Bosnia di Playoff
Italia Tersingkir, Bosnia Lolos ke Piala Dunia 2026 Lewat Drama Adu Penalti
Filipina Gagal Lolos ke Piala Asia 2027 Usai Imbang Lawan Tajikistan
Calvin Verdonk: Finis Empat Besar Ligue 1 Harga Mati untuk Lille