Dia pun mengajak semua pihak untuk memberikan kontribusi nyata. Saling menjaga, saling mengingatkan, dan saling mendukung. Itu kuncinya, terutama dalam menyambut bulan suci yang penuh berkah ini.
Selain arahan dari Kapolda, acara juga dimeriahkan dengan pembacaan Deklarasi Kamtibmas. Seorang perwakilan ormas maju ke depan untuk membacakan naskahnya dengan lantang.
Isi deklarasinya cukup jelas. Pertama, menolak tegas segala bentuk aksi anarkis dan pengrusakan. Kedua, mendukung tindakan tegas Polri untuk menciptakan situasi aman. Ketiga, siap melaporkan segala bentuk ancaman dan tindakan anarkis.
Poin keempat menyatakan kesiapan mendukung program-program Presiden untuk perekonomian dan kesejahteraan. Terakhir, poin kelima berisi komitmen untuk bersama-sama menjaga lingkungan, warga, aturan, dan amanah dalam bingkai menjaga Ibu Kota.
Apel siaga itu akhirnya berakhir sekitar pukul sepuluh pagi. Suasana pagi di lapangan itu meninggalkan kesan tentang sebuah ikhtiar kolektif. Sebuah persiapan, bukan hanya sekadar seremoni, untuk menuju Ramadan yang damai di Ibu Kota.
Artikel Terkait
Hakim Federal Hentikan Sementara Proyek Ballroom Mewah Trump di Gedung Putih
Bandara Ngurah Rai Layani 1,14 Juta Penumpang Saat Posko Lebaran 2026
Indonesia Desak DK PBB Gelar Sidang Darurat Usai Tiga Pasukan Perdamaiannya Gugur di Lebanon
Swedia Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Polandia 3-2 dalam Drama Play-off