Hujan tak cuma deras, tapi juga diiringi angin yang menggila. Itulah yang menerjang Desa Cipinang di Kecamatan Rumpin, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Gempuran alam itu berakhir dengan pilu: sebuah rumah warga tak kuasa menahan beban dan akhirnya ambruk.
Menurut M Adam Hamdani dari BPBD Kabupaten Bogor, musibah ini terjadi pada hari Rabu. Cukup mengerikan, kerusakannya meluas dari bagian dapur hingga merangsek ke ruang tamu.
"Dikarenakan hujan deras dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang dan kondisi rumah sudah rapuh, sehingga mengakibatkan rumah tersebut ambruk pada bagian dapur, kamar, dan ruang tamu,"
kata Adam, Kamis lalu.
Rumah itu sendiri dihuni oleh satu keluarga dengan lima anggota. Begitu kejadian berlangsung, warga sekitar langsung sigap melaporkannya ke petugas BPBD untuk minta pertolongan.
Tim pun bergerak cepat. "Penanganan dilakukan selama 60 menit," jelas Adam. Syukurlah, tak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Namun begitu, konsekuensinya tetap berat. Kelima penghuni rumah terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka yang sudah porak-poranda. Mereka mencari perlindungan di tempat yang lebih aman.
"Korban mengungsi lima jiwa, mengungsi ke rumah saudara,"
tutur Adam.
Sampai sekarang, keadaan rumah itu masih memprihatinkan. Reruntuhan belum ditangani sepenuhnya. Nampaknya, butuh campur tangan lebih lanjut dari dinas terkait untuk membenahi semuanya. Nasib keluarga itu pun masih menggantung, menunggu uluran tangan dan perbaikan yang nyata.
Artikel Terkait
Tiga Kantong Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Berhasil Dievakuasi
Harga Kebutuhan Pokok Fluktuatif, Pedagang Pasar Kebingungan dan Konsumen Menunggu Kepastian
Rocky Gerung Hadir dan Ngobrol Santai dengan Prabowo Usai Pelantikan Enam Pejabat Baru
Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Tewaskan 7 Orang, 13 Perjalanan Dibatalkan