Presiden melaporkan bahwa program MBG kini telah menjangkau 60,2 juta penerima manfaat, termasuk anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Berdasarkan laporan dari pelaku usaha dan kepala daerah, program ini terbukti mendorong konsumsi rumah tangga dan menghidupkan ekonomi di lapisan paling bawah, mulai dari desa hingga kecamatan.
Hingga saat ini, program MBG telah mengelola lebih dari 23.000 dapur dan menyerap lebih dari 1 juta tenaga kerja.
"Ekonomi di desa hidup. Petani sayur, ikan, peternak ayam, dan susu memiliki pasar tetap yang terjamin," tambahnya.
Artikel Terkait
Angin Puting Beliung Terjang Kudus, 221 Rumah Rusak di Empat Desa
DKI Mulai Bangun Zebra Cross di Tebet, Respons Atas Inisiatif Warga
Guru MTs di Depok Diduga Sebar Brosur Jasa Seksual, Mengidap HIV Sejak 2014
Pertamina Bantah Isu Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi