MURIANETWORK.COM - Wakil Menteri Ketenagakerjaan periode 2024-2025, Immanuel "Noel" Ebenezer Gerungan, mengungkapkan petunjuk mengenai partai politik yang diduga terlibat dalam kasus pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Saat ditemui di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2026), pejabat yang kini berstatus terdakwa itu menyebut inisial partai tersebut terdiri dari tiga huruf dan mengandung huruf "K".
Petunjuk dari Ruang Sidang
Di sela-sela persidangan yang menjeratnya, Noel memberikan pernyataan yang cukup menggoda spekulasi publik. Namun, ketika ditanya lebih lanjut mengenai apakah partai yang dimaksud masih aktif dalam pemerintahan, ia memilih untuk bersikap tertutup dan tidak memberikan penjelasan lebih rinci.
"Sudah saya sampaikan ada huruf 'K' dan mengerucut ke tiga huruf," ucapnya di depan pengadilan.
Ia justru mengajak semua pihak untuk mengikuti proses persidangan secara langsung jika ingin mendapatkan gambaran yang lebih jelas dan akurat. Menurut Noel, fakta-fakta yang terungkap di persidangan akan lebih dapat dipertanggungjawabkan.
"Ini, kan, ada fakta persidangan, lebih bagus yang menyampaikan saksi atau jaksa. Kalau dari saya kan tidak bagus, nanti dikeroyokin saya-nya," tuturnya.
Dugaan Aliran Dana ke Parpol dan Ormas
Sebelumnya, dalam perkembangan kasus ini, Noel telah menyebutkan adanya partai politik dan organisasi masyarakat sebagai pihak-pihak yang diduga menerima aliran dana dari aksi pemerasan tersebut. Pernyataan ini semakin mempertegas dimensi politik dari kasus korupsi yang melibatkan proses sertifikasi profesi K3 ini.
Artikel Terkait
Angin Puting Beliung Terjang Kudus, 221 Rumah Rusak di Empat Desa
DKI Mulai Bangun Zebra Cross di Tebet, Respons Atas Inisiatif Warga
Guru MTs di Depok Diduga Sebar Brosur Jasa Seksual, Mengidap HIV Sejak 2014
Pertamina Bantah Isu Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi