Warga Sumut Beri Tanggapan: "Kayaknya Bapak Ini Jarang ke Aceh..."
Suara itu muncul dari seorang warga Sumatera Utara. Ia punya pengalaman langsung, dan ceritanya cukup menohok. Intinya, kalau mau bikin jembatan di Sumut, siap-siap saja. Banyak baut dan besi yang raib. Alasannya sederhana sekaligus ironis: "di sini banyak rayap besi," begitu katanya.
Nah, pengalamannya berkunjung ke Aceh justru bercerita lain. Menurut dia, Aceh itu provinsi yang aman. Bahkan, sangat aman. Coba bayangkan, kunci sepeda motor dibiarkan terpasang di halaman rumah saja tidak hilang. Tabung gas, galon air, barang-barang yang ditaruh di luar semuanya tetap pada tempatnya. Terkendali.
Di sisi lain, situasi di Sumut digambarkan sangat berbeda. Sekalipun sudah pakai gembok sekencang apa pun, masih ada saja celah untuk dibobol. Ini bukan soal membanding-bandingkan, tapi lebih pada menyampaikan apa yang benar-benar terjadi di lapangan.
Makanya, dia merasa gerah dengan pernyataan yang menuding Aceh sebagai biadab. Menurutnya, tuduhan seperti itu sama sekali tak berdasar. "Menuduh tanpa bukti," ujarnya singkat. Rasanya aneh, barangkali karena yang bicara belum pernah menyaksikan sendiri bagaimana keadaannya.
Artikel Terkait
Prabowo di Aceh Tamiang: Antara Beban Bencana dan Tanggung Jawab 280 Juta Jiwa
Akademikus Rismon Sianipar Buka Suara: Wapres Gibran Tak Lulus SMA dalam Buku Baru
Tito Desak Kepala Daerah Aceh Percepat Data Kerusakan Rumah
Tiga Polisi Lumajang Naik Pangkat Usai Sabet Emas SEA Games