Meski dua kali meluncurkan awan panas dalam waktu berdekatan, kabar baiknya adalah dampaknya belum sampai ke permukiman warga. Namun begitu, kewaspadaan tetap dipasang tinggi.
Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, menegaskan kesiapsiagaan timnya.
"Petugas masih dalam posisi standby di pos pantau. Ini untuk mewaspadai kemungkinan erupsi skala tinggi nantinya," jelasnya.
Status Semeru hingga kini belum berubah, masih di Level III atau Siaga. Larangan aktivitas dalam radius 5 km dari puncak, dan 13 km di sepanjang aliran Sungai Besuk Kobokan, tetap berlaku. Masyarakat diingatkan untuk waspada juga terhadap banjir lahar dingin. Apalagi, kawasan puncak Semeru belakangan ini kerap diguyur hujan lebat.
Artikel Terkait
Bupati Sumedang Tinjau Progres Akhir Perbaikan Jalan Burujul-Sanca
Presiden Prabowo Disambut Upacara Kenegaraan di Istana Akasaka Jepang
Wamen Sosial Ajak Masyarakat Teladani Tiga Pilar Kepemimpinan Sultan Hasanuddin di Haul ke-465
Dua Prajurit TNI Gugur dalam Insiden Terpisah di Misi UNIFIL Lebanon