SRMP 20 Banjarbaru bertempat di Panti Budi Luhur, Landasan Ulin. Bagi Safitri, kesempatan kembali ke bangku sekolah ini ibarat oase. Ia punya harapan baru, bukan cuma untuk menyelesaikan pendidikan, tapi juga mengasah keterampilan di bidang teknologi yang digandrunginya.
Namun begitu, jalan menyesuaikan diri tak selalu mulus. Di awal, proses pembelajaran sempat terkendala. Para siswa yang datang dari berbagai penjuru Kalimantan Selatan ini harus beradaptasi dengan sistem sekolah berasrama. Butuh waktu.
Tapi berkat pendampingan dan kesabaran para guru, perlahan mereka mulai terbiasa. Kini, seratus siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem tinggal dan belajar di asrama tersebut. Sistem berasrama ini diharapkan bisa memberi bekal ilmu sekaligus membentuk karakter.
Intinya, program ini mencoba membuka masa depan yang lebih cerah. Untuk generasi anak Indonesia dari keluarga prasejahtera, harapan itu kini bukan lagi mimpi di siang bolong. Mereka punya laptop di tangan dan semangat baru di mata.
Artikel Terkait
Indodax Raih Dua Penghargaan Platform Kripto Terpercaya 2026
PBB Kecam RUU Hukuman Mati Israel, Sebut Kejam dan Diskriminatif
Gejolak Iran Ancam Rantai Pasok Industri, Harga BBM Dijamin Tak Naik
Iran Ancam Serang Microsoft hingga Boeing, Balas Dendam atas Tewasnya Pejabat Tinggi