"Rumah saya kan di seberang, jadi tadi pagi nyeberang ke sini (tempat kerja) belum ada lubang," imbuhnya sambil menjelaskan.
Ia menduga, amblasnya tanah terjadi saat ia sedang sibuk bekerja. Karena khawatir, pria ini sempat mengambil inisiatif sendiri sebelum petugas datang.
"Bukan ngejagain, tadi saya cuma memberi tanda pakai kayu saja di situ. Setelah orang-orang (petugas) pada datang, baru saya tinggal," ujarnya.
Alasannya sederhana tapi penting: "Cuma supaya jadi penanda aja, bahaya kalau tidak ada tandanya, motor jangan sampai masuk ke dalam lubang itu."
Harapannya sama dengan pengendara lain. "Intinya segera diperbaiki supaya tidak bahaya. Biar keselamatan orang lebih terjaga, itu saja sih," tutup Anjar.
Sampai berita ini diturunkan, lubang besar itu masih menganga. Menjadi pengingat betapa infrastruktur di titik itu butuh perhatian serius, dan kemacetan panjang masih mengancam para pengguna jalan.
Artikel Terkait
Lelang KPK Raup Rp 10,9 Miliar, Dua HP Bekas Laku Rp 59 Juta Tak Ditebus
Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Israel di Lebanon, DPR Desak Langkah Diplomatik
Mantan Guru Depok Diamankan Usai Sebar Brosur Penawaran Jasa Seks di Pamulang
BMKG Peringatkan Hujan Ringan hingga Petir Melanda Sejumlah Wilayah Hari Ini