Jalan Sholeh Iskandar di Tanah Sareal, Bogor, mendadak jadi pusat perhatian Jumat siang (13/2/2025). Penyebabnya? Sebuah lubang besar menganga tiba-tiba muncul di tengah badan jalan. Amblasnya tanah itu langsung bikin kacau arus lalu lintas di ruas yang biasa padat itu.
Dari pantauan di lokasi, titik amblasnya berada sekitar 200 meter sebelum lampu merah Simpang Yasmin, kalau kamu datang dari arah Simpang Tol BORR. Lubangnya persis di tengah jalur, bikin kendaraan yang mau lewas harus ekstra hati-hati dan antre. Akibatnya, ya macetlah. Kendaraan mengular pelan, berusaha menghindari bahaya yang muncul tiba-tiba itu.
Warga yang melintas punya harapan yang sama: segera ditangani. Soalnya selain bikin macet, kondisi itu jelas berbahaya.
"Pantes macet ya, saya kira ada apa. Kelihatannya lubangnya besar juga, bahaya banget kalau nggak diperbaikin buru-buru," ujar Andrianto, seorang pengendara motor asal Dramaga yang terjebak di lokasi.
Ia menambahkan, "Bisa bikin macet parah ini kalau sore, apalagi besok akhir pekan juga kan."
Ceritanya agak berbeda dari Anjar, seorang pekerja pembuat kusen kayu yang kiosnya persis di pinggir Jalan Sholis. Menurutnya, tadi pagi saat ia berangkat kerja, kondisi jalan masih normal-normal saja. Lubang menganga itu baru ia sadari sekitar tengah hari.
"Saya sih tahunya tadi siang, pas mau pulang, saya sudah lihat ada lubang saja. Itu sekitar jam 11.30 WIB, mau Salat Jumat," kata Anjar.
"Rumah saya kan di seberang, jadi tadi pagi nyeberang ke sini (tempat kerja) belum ada lubang," imbuhnya sambil menjelaskan.
Ia menduga, amblasnya tanah terjadi saat ia sedang sibuk bekerja. Karena khawatir, pria ini sempat mengambil inisiatif sendiri sebelum petugas datang.
"Bukan ngejagain, tadi saya cuma memberi tanda pakai kayu saja di situ. Setelah orang-orang (petugas) pada datang, baru saya tinggal," ujarnya.
Alasannya sederhana tapi penting: "Cuma supaya jadi penanda aja, bahaya kalau tidak ada tandanya, motor jangan sampai masuk ke dalam lubang itu."
Harapannya sama dengan pengendara lain. "Intinya segera diperbaiki supaya tidak bahaya. Biar keselamatan orang lebih terjaga, itu saja sih," tutup Anjar.
Sampai berita ini diturunkan, lubang besar itu masih menganga. Menjadi pengingat betapa infrastruktur di titik itu butuh perhatian serius, dan kemacetan panjang masih mengancam para pengguna jalan.
Artikel Terkait
Pemerintah Bentuk Tim Khusus untuk Perkuat Persepsi Global Soal Investasi Indonesia
Warga Binaan Nusakambangan Olah Limbah Batu Bara Jadi Material Bangunan
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa untuk Tokoh Penggerak Program Makan Bergizi Gratis
Santri 14 Tahun Tewas Terseret Ombak Ditemukan di Perairan Pandeglang