Wamendagri menekankan bahwa keberhasilan program-program ini sangat bergantung pada sinkronisasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah. Ia mengajak seluruh jajaran pemerintahan daerah untuk mengikuti ritme kerja cepat yang telah ditetapkan. Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Kabupaten Jember yang dinilai telah mampu menyesuaikan diri dengan dinamika kerja tersebut.
Pesan tegas juga disampaikan terkait pengelolaan anggaran. Bima Arya mengingatkan agar dana rakyat benar-benar kembali untuk kepentingan rakyat, bukan beralih ke kepentingan lain.
"Yang selalu menjadi atensi Bapak Presiden, diingatkan kepada Pak Mendagri adalah bagaimana uang rakyat kembali ke rakyat, uang rakyat memberikan manfaat, uang rakyat enggak boleh mampir ke kantong pejabat," tegasnya.
Dukungan dari Legislatif
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung pada Kamis (12/2) tersebut merupakan bagian dari kunjungan kerja Komisi II DPR RI di wilayah Jember. Hal ini menunjukkan adanya perhatian yang beriringan antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal pembangunan desa. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan dan anggota Komisi II DPR RI, bersama dengan Bupati Jember Muhammad Fawait serta jajaran Forkopimda setempat, menandakan kolaborasi yang cukup komprehensif.
Dengan pendekatan yang terintegrasi dan pengawasan yang ketat, pemerintah berharap gelontoran dana dan program untuk desa dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan taraf hidup masyarakat di pelosok negeri.
Artikel Terkait
Hakim Federal Hentikan Sementara Proyek Ballroom Mewah Trump di Gedung Putih
Bandara Ngurah Rai Layani 1,14 Juta Penumpang Saat Posko Lebaran 2026
Indonesia Desak DK PBB Gelar Sidang Darurat Usai Tiga Pasukan Perdamaiannya Gugur di Lebanon
Swedia Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Polandia 3-2 dalam Drama Play-off