Populasi Ikan Dewa di Kuningan Kritis, Pakar IPB Soroti Kualitas Air dan Parasit

- Jumat, 13 Februari 2026 | 14:00 WIB
Populasi Ikan Dewa di Kuningan Kritis, Pakar IPB Soroti Kualitas Air dan Parasit

"Ikan tidak tahan dengan amonia dalam kadar tertentu. Itu bisa mengganggu kesehatannya, bahkan mematikan," paparnya.

Faktor lain yang memperparah situasi adalah kepadatan. Terlalu banyak ikan dalam satu tempat memicu stres dan mempermudah penularan penyakit. Untuk kondisi wabah seperti ini, Sri menyarankan memindahkan ikan yang masih sehat ke air yang lebih bersih. Pastikan juga aerasi berjalan baik agar pasokan oksigen tercukupi.

Perubahan cuaca, seperti hujan yang turun tiba-tiba, juga berperan. Suhu air yang berubah-ubah bisa menurunkan daya tahan tubuh ikan. Ingat, ikan adalah hewan poikiloterm. Suhu tubuhnya mengikuti lingkungan.

Lalu, apa peluang pemulihannya? Sri bilang, masih ada. Kuncinya ada di penanganan yang sistematis. Perbaiki manajemen kualitas air, dan tingkatkan imunitas ikan lewat pakan khusus yang mengandung imunostimulan dari bahan alami.

"Manajemen kesehatan ikan harus berjalan. Airnya dikelola, imunitasnya ditingkatkan," tegas dia.

Itulah langkah-langkah yang dianggap krusial untuk menyelamatkan sisa populasi ikan dewa di Kuningan. Semoga masih tidak terlambat.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar