"Saya tanya, 'Anda sudah dapat Mahaputera?'. 'Belum, belum'. Saya yang beri Mahaputera untuk beliau," tutur Prabowo dengan nada bangga. "Ini kehormatan bagi seorang pemimpin, ini kebahagiaan seorang Bapak bisa mengucapkan terima kasih kepada anaknya, kebanggaan."
Di sisi lain, Prabowo tampak sangat gembira dengan inisiatif Polri membangun SPPG. Ia merasa puas karena institusi penegak hukum itu dinilainya tidak melupakan tugas pokok, tetapi juga jeli menangkap persoalan krusial bangsa: masalah gizi anak.
"Saya hari ini sungguh-sungguh merasa bahagia," kata Prabowo. Ia melihat langkah Polri ini sebagai bentuk tangkapan yang tepat terhadap masalah mendasar yang mempengaruhi keselamatan bangsa di masa depan.
Program SPPG Polri sendiri merupakan bagian dari upaya mendukung visi pemerintahan yang tercantum dalam Asta Cita, menuju Indonesia Emas 2045. Tujuannya jelas: meningkatkan status gizi anak, mencegah stunting, dan pada akhirnya mendukung kualitas hidup serta tumbuh kembang generasi penerus.
Dengan beroperasinya sentra pangan ini, harapannya layanan pemenuhan gizi bisa berjalan lebih optimal. Manfaatnya pun diharapkan langsung bisa dirasakan masyarakat. Sebuah langkah nyata, yang rupanya berbuah penghargaan tertinggi dari negara.
Artikel Terkait
IHSG Ditutup Turun Tipis 0,08% di Tengah Ketidakpastian Global
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu dan Ekstasi Senilai Rp31 Miliar dari Malaysia di Riau
Paskah 2026 Libur Nasional Tanpa Cuti Bersama, Berpotensi Long Weekend
Aprilia Kembali Dominan, Bezzecchi Raih Kemenangan Kelima Beruntun di MotoGP Austin