AS Selesaikan Penarikan Pasukan dari Pangkalan Al-Tanf di Suriah, Dikuasai Kembali oleh Tentara Damaskus

- Kamis, 12 Februari 2026 | 23:50 WIB
AS Selesaikan Penarikan Pasukan dari Pangkalan Al-Tanf di Suriah, Dikuasai Kembali oleh Tentara Damaskus

MURIANETWORK.COM - Pasukan Amerika Serikat telah menyelesaikan penarikan diri mereka dari pangkalan militer Al-Tanf di Suriah, sebuah pos terdepan strategis di persimpangan perbatasan dengan Yordania dan Irak. Konfirmasi resmi dari Komando Pusat AS (CENTCOM) ini diikuti oleh pernyataan pemerintah Suriah yang menyatakan bahwa angkatan bersenjatanya kini telah mengambil alih kawasan tersebut. Perkembangan terbaru ini menandai pergeseran signifikan dalam peta militer dan aliansi di wilayah yang telah lama dilanda konflik.

Penarikan Tertib dan Transisi Strategis

Menurut CENTCOM, proses penarikan pasukan AS dari Al-Tanf telah dilaksanakan secara tertib dan rampung pada hari Rabu (11/2/2026). Pejabat militer Amerika menggambarkan langkah ini bukan sebagai tindakan tergesa-gesa, melainkan bagian dari transisi yang disengaja dan disesuaikan dengan dinamika kondisi di lapangan.

“Kepergian pasukan AS dari al-Tanf secara tertib,” jelas CENTCOM dalam pernyataan resminya.

Meski menarik diri dari posisi tersebut, komitmen Washington untuk memerangi ancaman sisa-sisa ISIS tetap ditegaskan. Laksamana Brad Cooper, Kepala CENTCOM, menuturkan bahwa pasukannya tetap siaga. Menurutnya, menjaga tekanan terhadap jaringan militan merupakan hal yang krusial bagi keamanan nasional AS dan stabilitas regional.

Penguasaan oleh Pasukan Suriah

Di sisi lain, respons dari Damaskus datang dengan cepat. Kementerian Pertahanan Suriah mengumumkan bahwa unit-unit tentaranya tidak hanya telah menguasai bekas pangkalan AS di Al-Tanf, tetapi juga telah memulai penempatan posisi di sepanjang segitiga perbatasan Suriah-Irak-Yordania di sekitarnya. Pernyataan ini mengukuhkan kendali pemerintah Suriah atas area yang selama bertahun-tahun dijaga oleh kehadiran militer Amerika.

“Unit-unit tentara kita telah menguasai Al-Tanf dan telah mulai melakukan penempatan di sepanjang perbatasan Suriah-Irak-Yordania,” ungkap kementerian tersebut.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar