"Kami menyediakan sedikitnya 400 porsi makanan siap saji dari dapur umum setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga yang rumahnya masih dalam proses pembersihan. Fasilitas air bersih juga disiagakan untuk memenuhi kebutuhan sanitasi warga," jelasnya.
Banjir yang memicu aksi tanggap darurat ini terjadi sehari sebelumnya, Rabu (11/2). Andi Sumardi dari BPBD Kabupaten Bogor menyebut penyebabnya adalah hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama. Akibatnya, air dari anak kali di area perumahan meluap, membawa serta material lumpur dan batu.
"Satu unit kendaraan roda empat terbawa banjir, namun sudah dievakuasi," imbuh Andi.
Momen mobil terseret arus itu sempat terekam dan viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat banjir bandang berwarna cokelat pekat menerjang jalan utama di sekitar sebuah proyek pembangunan. Sebuah mobil berwarna hitam terlihat terombang-ambing, bodinya penyok dan kaca belakangnya pecah.
Andi pun mengonfirmasi kejadian tersebut.
"Itu lokasinya yang di perumahan, ada kali kecil di tengah tengah perumahan itu, melewati perumahan yang sedang ada proyek pembangunan, terus ada mobil yang sedang parkir di lokasi, sehingga terbawa arus. Itu lokasinya di Desa Cijayanti," paparnya.
Artikel Terkait
Indonesia Desak PBB Selidiki Kematian Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Kemnaker Tegaskan Aturan Kerja di Hari Libur dan Hak Upah Lembur Pekerja
Netanyahu Tegaskan Perang dengan Iran Berlanjut, Abaikan Sinyal Damai dari Teheran
UNTR Gelar Buyback Saham Senilai Rp 2 Triliun untuk Dukung Stabilitas Pasar