MURIANETWORK.COM - Sejumlah konfederasi serikat pekerja besar di Indonesia mendeklarasikan dukungan agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah presiden. Deklarasi yang diikuti ratusan massa ini merupakan bentuk penolakan terhadap wacana yang dinilai berpotensi mempolitisasi institusi penegak hukum tersebut.
Dukungan dari Tiga Pilar Serikat Pekerja
Dukungan tersebut secara resmi disampaikan oleh tiga pilar utama gerakan buruh nasional: Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Pekerja Indonesia (KSPI), dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI). Pernyataan sikap bersama ini disampaikan melalui keterangan tertulis pada Kamis (12/2/2026).
Aksi Deklarasi di Tugu Proklamasi
Siang itu, suasana di sekitar Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, tampak ramai oleh kehadiran para pekerja. Sekitar 700 orang menghadiri acara deklarasi yang dipimpin langsung oleh pucuk pimpinan masing-masing konfederasi. Tampak hadir Presiden KSPSI Andi Gani Nenawea, Presiden KSPI Said Iqbal, dan Presiden KSBSI Ely Rosita Silaban.
Isi Pokok Pernyataan Sikap
Inti dari deklarasi itu memuat beberapa poin krusial, dengan fokus utama pada posisi Polri dalam struktur ketatanegaraan. Para pekerja menegaskan dukungan agar Polri tetap bertanggung jawab langsung kepada presiden, dan bukan dialihkan di bawah kementerian. Mereka menilai perubahan struktur berisiko membuka ruang politisasi serta militerisasi yang dinilai bertentangan dengan semangat reformasi.
Artikel Terkait
Otorita IKN Fokuskan Pembangunan Gedung Legislatif-Yudikatif hingga 2029
Kevin Diks Puji Persiapan Detail dan Pendekatan Personal Pelatih Baru Timnas John Herdman
Pemenang Lelang HP KPK Rp 60 Miliar Wanprestasi, Uang Jaminan Hangus ke Kas Negara
Pemerintah Rencanakan Tambah Lapisan Cukai Rokok, Pengamat Khawatirkan Efektivitas