Penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H di Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta Selatan, mencatat peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 57 ekor hewan kurban, terdiri dari 14 ekor sapi dan 43 ekor kambing, dikelola langsung oleh pihak masjid pada pelaksanaan ibadah tahun ini.
Kepala Kantor Masjid Agung Al-Azhar, Tatang Komara, mengungkapkan bahwa jumlah tersebut mengalami kenaikan sekitar 20 persen. “Jadi kita totalnya ini berarti ada 14 (sapi) plus kambingnya ada 43. Ada kenaikan sekitar 20 persen dari tahun yang lalu,” katanya saat ditemui di lokasi, Rabu (27/5/2026).
Dari total 14 ekor sapi yang disembelih, sebanyak 9 ekor dipotong pada hari pertama perayaan. Salah satu di antaranya merupakan sapi milik keluarga Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla. “Hari pertama ini kita potong 9 ekor, terberat 1 ton, itu ada di sana sapinya. Salah satu (dari 9 sapi) dititipi oleh keluarga besar Pak Jusuf Kalla yang warna cokelat,” tutur Tatang.
Sementara itu, di luar lingkup internal masjid, pengumpulan hewan kurban di lingkungan Kampus Al-Azhar yang mencakup jenjang TK hingga SMA juga tercatat dalam jumlah besar. Sebanyak 27 ekor sapi dan 144 ekor kambing terkumpul dan akan didistribusikan kepada guru, karyawan, serta jemaah di berbagai wilayah.
Tatang memastikan bahwa seluruh proses penyembelihan dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat dan memenuhi syariat Islam. Pihak masjid bekerja sama dengan tim Juru Sembelih Halal (Juleha) yang telah memiliki sertifikasi resmi. “Kami tidak sembarangan menggunakan jagal. Jagal yang sudah bersertifikasi, namanya Juleha. Mereka memiliki etika adab bagaimana merobohkan sapi dan lain-lainnya supaya sesuai syariat,” ungkapnya.
Di sisi lain, untuk menghindari kerumunan dan potensi kericuhan, panitia memutuskan untuk tidak lagi membagikan kupon di lokasi. Sebagai gantinya, diterapkan sistem Delivery Order (DO) atau pengantaran langsung daging kurban kepada penerima. “Kami menghindari sekali kerumunan massa karena beberapa kali terjadi sedikit kericuhan. Maka kami sekarang siapnya DO, kita antar ke instansi pemerintah, pesantren, panti-panti, serta perorangan,” pungkas Tatang.
Artikel Terkait
Selebgram Woodyrman Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan yang Tewaskan WNA Brunei
Masjid At Taqwa Bekasi Gunakan Alat Perebah Sapi Rakitan Sendiri untuk Kurban Iduladha
Siswa SMP di Bandar Lampung Nekat Tusuk Teman karena Kerap Dibully, Polisi Dalami Kasus
Masjid Agung Al Azhar Terapkan Besek Bambu untuk Kurban, Distribusi Bertahap Mulai Dua Tahun Terakhir