ESDM Jateng Ungkap Patahan Aktif Penyebab Pergerakan Tanah di Semarang

- Kamis, 12 Februari 2026 | 14:25 WIB
ESDM Jateng Ungkap Patahan Aktif Penyebab Pergerakan Tanah di Semarang

Jalur Patahan yang Membentang Panjang

Agus menambahkan bahwa jejak aktivitas patahan ini dapat diamati di lapangan. Buktinya terlihat dari banyaknya struktur beton yang retak atau patah di sepanjang koridor tersebut. Hal ini menguatkan analisis bahwa kawasan ini merupakan zona struktur geologi aktif.

"Jadi selain litologinya lempung, juga merupakan daerah zona struktur geologi yang aktif, karena faktanya tiap tahun ada pergerakan di daerah itu," ungkapnya.

Jika ditarik garis lurus, jalur patahan ini membentang cukup luas. Dimulai dari kawasan Sampangan, naik ke Jalan Dewi Sartika, melintasi kawasan Untag dan Jalan Prof. Sugiyopranoto. Garis itu kemudian menyeberangi jalan tol, masuk ke wilayah Gombel, berlanjut ke Jangli, dan mengarah hingga Sigar Bencah.

Pemetaan ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang sebaran wilayah yang perlu mendapatkan perhatian lebih terkait mitigasi bencana gerakan tanah, mengingat aktivitas geologisnya yang terus berlangsung.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar