Suasana mencekam kembali menyelimuti Papua Selatan. Pilot dan kopilot pesawat Smart Air, PK-SNR, ditemukan tewas setelah ditembak di wilayah Kabupaten Boven Digoel. Peristiwa tragis ini, menurut pengakuan aparat, tak lepas dari ulah kelompok kriminal bersenjata.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo, secara tegas menyebut nama Elkius Kobak. Dia diduga menjadi dalang di balik aksi penembakan maut tersebut.
"Aparat menduga keterlibatan kelompok bersenjata yang mengatasnamakan diri sebagai KKB Yahukimo, termasuk kelompok yang dikenal dengan sebutan Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah yang dipimpin Elkius Kobak," jelas Yusuf.
Pernyataan itu dia sampaikan pada Kamis lalu. Menurutnya, penyelidikan sudah bergulir dengan langkah-langkah terukur. Fokus utama sekarang adalah memburu para pelaku yang masih berkeliaran.
"Aparat masih melakukan pemburuan terhadap kelompok pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut," tambahnya.
Artikel Terkait
Mantan Danjen Kopassus Gugat Polda Metro Jaya Soal Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
BAPERA Bantah Ketum Fahd El Fouz Terkait Dugaan Pengeroyokan
Rano Karno: Perputaran Ekonomi Jakarta Capai Rp48 Triliun di Akhir Tahun
Herdman Puas dengan Persiapan Timnas Indonesia Jelang Final FIFA Series 2026